Thiago Silva Tak Tutup Peluang Kepindahan Neymar ke Madrid

Thiago Silva Tak Tutup Peluang Kepindahan Neymar ke Madrid

Isu transfer neymar jr Menuju Real Madrid pada bursa transfer musim panas mendatang benar-benar jadi topik pembicaraan sejumlah media Eropa belakangan ini. Baru-baru ini, Bek PSG dan Brazil Thiago Silva melihat kemungkinan Neymar merapat ke Santiago Bernabeu di masa mendatang.

Thiago Silva Tak Tutup Peluang Kepindahan Neymar ke Madrid

Sebagaimana diketahui, Neymar baru bergabung dengan Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas kemarin setelah ditebus dari Barcelona lewat banderol yang memecahkan rekor dunia, 222 Juta Euro. Namun begitu, Neymar selalu diterpa isu tak sedap, mulai dari konflik dengan Barcelona, Hubungan yang kurang baik dengan pemain PSG, sampai isu bergabung ke Real Madrid.

Isu bergabung dengan Real Madrid kerap kali terdengar di sejumlah Media Eropa, dengan raksasa La LIga Spanyol tersebut yang dipercaya siap menebus Neymar dengan banderol 500 Juta Euro pada musim panas mendatang. Namun, ada banyak pihak yang meragukan transfer ini bakal tewujud mengingat status Neymar sebagai mantan pemain Barcelona.

Hanya saja, menurut Bek Paris Saint-Germain dan Timnas Brazil, Thiago Silva , tidak ada yang salah jika Neymar bergabung dengan Real Madrid, karena rekannya tersebut adalah pemain hebat yang bisa beradaptasi di mana saja.

“Saya tidak bisa berkomentar atas nama Neymar, Kita semua tahu, terkadang media menerbitkan kabar yang tidak benar, tetapi sebagian lainnya benar. Saya tidak bisa mengatakan apapun. Saya harap dia bertahan bersama kami dan melakukan banyak hal bersama. Sejauh ini Neymar selalu membantu kami. Berkat Neymar dan kerja keras tim, sekarang tim jadi lebih terkenal.” Silva di Canal+.

Paris Saint-Germain sendiri akan bertandang ke Santiago Bernabeu dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa tengah pekan ini. Bisakah Neymar membantu Les Parisiens menjadi penantang sang juara bertahan ?

Vincent Kompany Bantah Berniat Tinggalkan City

Vincent Kompany Bantah Berniat Tinggalkan City

Masa depan bek tengah Vincent Kompany di Manchester City belakangan jadi perbincangan sejumlah media Inggris. Namun, kapten Tim Nasional Belgia tersebut belum lama menegaskan bahwa dirinya sangat bahagia di Etihad dan tak berniat meninggalkan klub pada musim panas nanti.

Vincent Kompany Bantah Berniat Tinggalkan City

Vincent Kompany, 34 tahun, memang merupakan salah seorang pemain andalan Manchester City dalam beberapa tahun terakhir. SAyangnya saja, cedera yang menggelutinya selama dua tahun terakhir membuat yang bersangkutan kerap kehilangan kesempatan bermain bersama tim utama Citizen. Bahkan musim ini, dia baru mengoleksi 10 kali caps sebagai starter di ajang Premier League.

Bisa dikatakan Cedera bukan hanya satu-satunya faktor yang menyebabkan Kompany kehilangan posisinya di skuat utama Manchester City, tapi juga kian moncernya performa John Stones dan Nicolas otamendi. Belum lagi, pada musim dingin ini Manchester City telah mendatangkan bek tengah Muda Prancis, Aymeric Laporte dari Athletic Bilbao, dan kehadirannya semakin mengancam eksistensi Kompany.

Maka wajar saja jika dengan situasi tersebut, Kapten Timnas Belgia mulai dikaitkan dengan isu hengkang belakangan ini. akan tetapi, yang bersangkutan sendiri mengaku masih bahagia di Manchester city dan sama sekali tak berencana untuk meninggalkan Etihad Stadium.

“Itu [masa depan saya] tidak untuk perdebatan, Jika Anda fit, maka Anda memiliki banyak opsi. Jika tidak fit, maka Anda tidak akan banyak memiliki kesempatan dan klub [untuk bisa dituju].”

“Jika saya tetap fit, maka saya ingin bermain sepakbola di City. Dan jika tidak, maka tidak akan ada opsi lainnya. Saya tak tahu apakah saya bisa memiliki motivasi yang sama di tempat lain. Mungkin tampak bahwa saya membutuhkan perawatan yang besar, tapi saya adalah profesional yang baik dan bekerja keras agar bisa kembali. Selama saya masih tersedia, maka akan ada kesempatan untuk terus bermain.” ujarnya seperti dilansir The Mirror.

Zinedine Zidane Jadi Inspirasi Para Pelatih Muda

Zinedine Zidane Jadi Inspirasi Para Pelatih Muda

Setelah sempat gagal di Milan, Legenda sepakbola Belanda, Clarence Seedorf, mengatakan bahwa dia optimis dengan karirnya usai resmi ditunjuk untuk menangani tim Utama Deportivo La Coruna. Seedorf mengatakan bahwa Zinedine Zidane adalah inspirasi bagi para pelatih muda seperti dirinya.

Zinedine Zidane Jadi Inspirasi Para Pelatih Muda

Sebagaimana diketahui, Zinedine zidane memang mencatatkan awalan karir sebagai pelatih dengan hasil yang mentereng. Ditunjuk Real Madrid untuk menggantikan Rafael Benitez pada musim dingin tahun 2016 lalu, Zidane langsung mengantarkan Madrid meraih trofi Liga Champions Eropa. Sedangkan pada kampanye musim kemarin, dia berhasil membawa Madrid mempertahankan Trofi UCL dan mengawinkannya dengan juara La Liga Spanyol .

Sedangkan Clarence Seedorf mencatatkan awalan karir sebagai pelatih dengan hasil yang kurang bagus. Dia memulainya dengan menangani AC milan dan bisa dikatakan gagal karena berakhir pada pemecatan sebelum kontraknya habis. Namun, yang bersangkutan tetap dipercaya kembali untuk menangani klub top eropa, kali ini tim papan tengah Spanyol, Deportivo La Coruna.

Ya, Seedorf baru saja resmi ditunjuk menggantikan Cristobal Parralo yang dipecat tak lama setelah kekalahan dari Real Sociedad akhir pekan kemarin. Meski sempat gagal, Seedord mengaku tetap optimis dengan karirnya sebagai pelatih dengan melihat Zinedine Zidane sebagai inspirasinya.

“Zidane ini adalah contoh sempurna dan inspirasi bagi pelatih baru, Dia mungkin punya pengalaman sedikit [di dunia kepelatihan] ketika menangani Madrid, namun kepribadian dan pemahamannya akan pertandingan begitu krusial dalam kesuksesannya.”

“Ini tidak mudah untuk menjadi pelatih sepakbola, karena di luar sana ada banyak pekerjaan yang tersedia dan itulah mengapa Anda harus bersyukur atas kesempatan seperti ini. Klub-klub harus percaya pada sosok muda, generasi berikutnya, dan saya senang untuk kembali ke liga ini, yang mana telah membantu saya mengawali karier top saya.” kata Seedorf di sesi pengenalannya pada Selasa (6/2) kemarin.

Liga Primer Inggris Masih Belum Berakhir

Liga Primer Inggris Masih Belum Berakhir

Manchester City saat ini memimpin klasemen sementara Premier League dengan total keunggulan 15 poin atas rival terdekatnya, Manchester Untied. Banyak pihak yang menilai bahwa perburuan titel Liga Inggris sudah usai, namun anggapan ini disangkal oleh manajer Manchester City sendiri, Pep Guardiola.

Liga Primer Inggris Masih Belum Berakhir

Sebagaimana diketahui, Manchester City memang begitu digdaya musim ini dengan menempati posisi puncak klasemen sementara lewat keunggulan 15 poin atas rival terdekatnya, manchester united. Secara matematis, dengan sisa 13 pertandingan musim ini, masih sangat ada peluang untuk Manchester united yang duduk di peringkat ke-2 atau Liverpool dibawahnya, untuk mengejar ketertinggalan dari Citizen.

Meski demikian, Jose Mourinho dan Jurgen klopp telah sepakat bahwa perburuan gelar juara sudah benar-benar berakhir, sehingga hanya 19 tim yang akan terus berusaha meraih kemenangan di sisa waktu musim ini demi menjaga asa finish di urutan terbaik.

Hanya saja, selepas ditahan imbang oleh Watford pada Matchdays ke-25, manajer Pep Guardiola menegaskan bahwa Perburuan titel Liga Primer Inggris masih belum berakhir, karena secara matematis masih ada 39 poin yang bisa diraih para rival terdekat.

“Belum [berakhir]. Masih ada 13 pertandingan, 39 poin untuk bisa diraih. Kami baru memiliki 15 lebih banyak, jadi sama sekali belum berakhir. Kami masih memiliki banyak laga sulit yang harus dimainkan. Contohnya esok. Anda tidak bisa membantah dan semua tahu di Inggris, betapa kompleksnya bermain di markas Burnley.”

“Setelah itu kami harus mengunjungi Stoke City, Goodison Park [markas Everton]. Kami juga masih harus bertemu United, Arsenal, Tottenham dan Cheslea. Jadi, jelas belum berakhir. ” ujar Guardiola kepada reporter.

Kekalahan dari Liverpool di Anfield beberapa waktu lalu jadi kekalahan pertama yang ditelan Manchester City sepanjang kampanye musim ini, setidaknya sampai berita ini diturunkan.

Napoli Layangkan Tawaran 60 juta Euro untuk Icardi

Napoli Layangkan Tawaran 60 juta Euro untuk Icardi

Di tengah-tengah isu ketertarikan Real madrid terhadap Striker muda Argentina, Mauro Icardi, yang terus terdengar sepanjang bursa transfer musim dingin kemarin, ternyata ada tawaran nyata sebesar 60 Juta Euro yang dilayangkan Napoli untuk bintang utama inter Milan tersebut.

Napoli Layangkan Tawaran 60 juta Euro untuk Icardi

Mauro Icardi memang sudah jadi pusat perhatian sejak beberapa tahun terakhir ini, terkait dengan performa apiknya bersama dengan Inter Milan. Wajar saja, ketajamanya di lini depan seperti sebuah titik cahaya di tengah-tengah muramnya performa Nerazzurri selama beberapa tahun terakhir.

Beberapa kali juga, pemain berusia 25 tahun ini dikaitkan dengan sejumlah Raksasa Eropa, bahkan Barcelona dan Chelsea adalah salah satunya. Tapi belakangan, di sepanjang bursa transfer musim dingin januari kemarin, Icardi lebih sering dikaitkan dengan Real madrid. Bahkan dipercaya, Los Blancos telah mempersiapkan tawaran senilai 170 Juta Euro untuk memuluskan kepindahan Icardi ke Santiago Bernabeu.

Hanya saja, sampai Musim dingin berakhir, tak ada satupun kesepakatan yang tercapai untuk Icardi dari juara bertahan Liga Champions Eropa tersebut. Bahkan, yang ada justru tawaran nyata dari Napoli. Presiden Partenopei, Aurelio De Laurentiis membenarkan bahwa klubnya sudah melayangkan tawaran resmi senilai 60 juta Euro untuk ICardi pada musim dingin kemarin.

De Laurentiis mengaku telah bertemu dengan istri sekaligus agen Icardi, Wanda Nara. Namun, kesepakatan tak tercapai, dan Icardi pada akhirnya tetap bertahan di San Siro.

“Saya bertemu dengan istrinya [sekaligus agen] pada suatu siang di kantor mereka. Ia sangat ramah. Saya menawarkan €55-60 juta. Kami juga menegosiasikan potensi kontrak. Icardi adalah seorang striker kelas dunia dan ia bisa mencetak 40 gol di bawah pimpinan Maurizio Sarri. Ia bisa menjadi seperti Ronaldo.” kata sang presiden.

Kegagalan ini tentu saja bukan akhir dari usaha Napoli menggaet Icardi, Partenopei dipercaya akan kembali lagi dengan tawaran yang lebih menggiurkan pada musim panas mendatang.

Wenger Sebut Uang jadi Faktor Pembunuh Kompetisi

Wenger Sebut Uang jadi Faktor Pembunuh Kompetisi

Arsene Wenger, Manajer Arsenal ini sepertinya masih sedikit kecewa dengan bagaimana persaingan pada kampanye musim 2017/18 ini terlihat tidak adil bagi tim-tim yang memiliki kekuatan finansial rata-rata. Bahkan, menurut pelatih asal Prancis tersebut, kekuatan finansial kini jadi momok menakutkan yang membunuh persaingan di Liga.

Wenger Sebut Uang jadi Faktor Pembunuh Kompetisi

Seperti diketahui, sejumlah raksasa Eropa seperti Manchester City, Barcelona, Paris Saint-Germain dan Manchester United, memang menunjukkan kekuatan finansial mereka dengan mendatangkan pemain-pemain top lewat tebusan yang sangat besar. Manchester City misalnya, tim besutan Pep Guardiola ini telah menghabiskan lebih dari 400 Juta euro selama musim panas kemarin sampai Februari ini untuk mendatangkan sejumlah pemain.

Dengan kekuatan seperti itu, mereka mampu memimpin klasemen sementara Liga primer Inggris lewat keunggulan telak 13 poin atas Rival terdekatnya saat ini, Manchester united. Sementara tim-tim yang tak terlalu banyak belanja pemain seperti Arsenal misalnya, mereka bahkan kesulitan menembus empat besar klasemen sementara.

Karenanya, pelatih The Gunners, Arsene Wenger, menilai bahwa saat ini kekuatan finansial sebuah tim sepakbola sangat berpengaruh terhadap prestasi mereka di atas Lapangan. Bahkan, hal tersebut juga yang membunuh persaingan di Liga.

“Ketika Anda melihat lima liga besar di Eropa, Anda bisa melihat bahwa aspek kompetisi yang tidak bisa diprediksi sudah tidak lagi ada, karena di Desember saja kita sudah tahu ada empat juara dari lima liga tersebut. Jadi itu berarti ada yang tidak beres dengan sepakbola kita, Kekuatan finansial besar dari sejumlah klub tersebut justru menghancurkan kompetisi,” demikian Wenger dikutip dari Sky Sports News.

Pada Minggu (4/2) dini hari WIB nanti, Arsenal dijadwalkan melanjutkan perjuangannya di Liga Primer dengan menjamu Everton di Emirates Stadium. Sepanjang bursa transfer musim dingin kemarin, The Gunners merogoh kocek sebesar 60 Juta poundsterling untuk mendatangkan Aubameyang dari Borussia Dortmund.

Zidane Minta Real Madrid Untuk Bersatu

Zidane Minta Real Madrid Untuk Bersatu

Di tengah-tengah deretan hasil negatif yang ditelan tim asuhannya, pelatih Zinedine Zidane mengaku tidak berkecil hati terkait dengan fakta bahwa Real Madrid tidak beraktivitas di bursa transfer musim dingin tahun ini. Sang pelatih hanya meminta para pemain untuk bersatu dan kembali mencatatkan performa bagus di sisa musim ini.

Zidane Minta Real Madrid Untuk Bersatu

Seperti diketahui, Real Madrid mendapati sejumlah hasil mengecewakan pada musim ini. Serangkaian hasil negatif membuat tim asuhan Zinedine Zidane saat ini berada di peringkat ke-4 pada klasemen sementara La liga Spanyol, atau tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen, Barcelona.

Tak hanya itu, sebelumnya mereka juga gagal finish sebagai pemuncak klasemen fase Group Liga Champions Eropa sehingga diundi berhadapan dengan tim kuat pada babak 16 besar nanti, paris Saint-Germain. Belum usai penderitaan Real Madrid, saat menjamu Leganes pada leg kedua babak perempat final Copa Del Rey, mereka juga secara mengejutkan takluk dengan skor akhir 1-2, praktis Los Blancos tersingkir dari ajang piala Raja.

Dengan sederet fakta buruk tersebut, Real madrid tak juga memanfaatkan kesempatan bursa transfer musim dingin kemarin untuk mendaratkan amunisi anyar. Fakta tersebut sendiri dianggap kesalahan besar, namun manajer Zinedine Zidane enggan berkecil hati. Bahkan, dia yakin timnya bisa memanfaatkan sisa waktu musim ini untuk meraih gelar juara.

Meski demikian, sang juru taktik juga meminta kepada para pemainya untuk bersatu demi mewujudkan target.

“Ini adalah waktu untuk bekerja, Di tahun pertama saya, kami memiliki tiga pekan untuk bekerja dan kami melakukannya dengan sangat bagus, serta kami banyak berkembang.”

“Kini, kami harus melakukan hal yang sama; kekuatan, daya tahan. Kami semua bersama-sama dalam momen yang sulit. Saya selalu menekankan para pemain saya untuk konsentrasi dan bersatu, dan saya percaya dengan para staf saya, secara membabibuta. Apa yang saya miliki di sini adalah kekuatan kerja tim saya.” ujar Zidane dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan lawan Levante.

Kalah Dari Tottenham, Mourinho Kritik Alexis Sanchez

Kalah Dari Tottenham, Mourinho Kritik Alexis Sanchez

Kekalahan dari Tottenham hotspur begitu mengecewakan bagi Manchester United, terutama bagi pelatih Jose Mourinho yang langsung melempar handuk dalam perburuan gelar juara liga primer inggris. Selepas pertandingan, pelatih asal Portugal tersebut juga mengkritik performa pemain barunya, Alexis Sanchez.

Kalah Dari Tottenham, Mourinho Kritik Alexis Sanchez

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang bertandang ke markas Tottenham Hotspur pada lanjutan matchdays ke-25 Liga Primer Inggris akhir pekan ini. Dalam pertandingan tersebut, Setan Merah tertinggal lebih dulu lewat gol Christian Eriksen saat laga baru berjalan delapan menit saja. Kemudian di babak kedua, gol bunuh diri Phil Jones menambah derita nestapa bagi Setan Merah.

Skor 2-0 sudah cukup untuk membuat Tim Tamu Manchester United semakin tertinggal dari puncak klasemen yang saat ini ditempati Manchester City. Kini mereka tertinggal 15 angka dari tim besutan Pep Guardiola tersebut. fakta itu jelas membuat para pemain Manchester United terlebih pelatih Jose Mourinho merasa sangat kecewa.

Selepas pertandingan dia bahkan melayangkan kritik kepada penggawa anyar United, Alexis Sanchez. Dalam pandangannya, Alexis Sanchez salah dalam memahami instruksinya di atas lapangan, sejak awal ditugaskan untuk mendukung Romelu Lukaku di lini depan, pemain Chile yang didatangkan dari Arsenal itu justru berusaha mengatur serangan dari lini tengah.

Namun demikian, Mou tetap menyanjung kerja keras dari pemain berusia 28 tahun tersebut.

“Dia bekerja keras, tapi jika mempertimbangkan perubahan di tengah permainan, pertandingan ini bukan untuknya, Pada babak kedua, saya berusaha memberinya posisi di mana dia bisa lebih dekat dengan Lukaku, tapi kemudian dia merasa perlu turun terlalu jauh untuk mengorganisasi permainan,”

“Tapi, dia memberikan segalanya, usaha yang bagus, dan ini adalah feeling yang bagus buat saya karena tahu dia siap tampil dengan semangat itu,” kata mantan pelatih Real Madrid, Chelsea, dan Inter Milan itu.

Legenda Sebut Arsenal Harusnya Jual Lacazette

Legenda Sebut Arsenal Harusnya Jual Lacazette

Pada bursa transfer musim dingin tahun ini, Arsenal terancam kehilangan Olivier giroud seiring dengan keputusan mereka mendaratkan Aubameyang dari Dortmund. Padahal, menurut Legenda Paul Merson, seharusnya striker Alexandre Lacazette lah yang dilepas Arsenal dan Giroud sangat layak dipertahankan.

Legenda Sebut Arsenal Harusnya Jual Lacazette

Sebagaimana diketahui, Arsenal akhirnya resmi mendaratkan penyerang Tim Nasional Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund, setelah tercapainya kesepakatan senilai 55 Juta poundsterling ditambah 5 Juta Poundsterling lagi berupa bonus. Mantan pemain Saint-Etienne tersebut diperkenalkan sebagai penggawa anyar sejak Rabu (31/01) waktu setempat.

Kedatangan Aubameyang jelas akan berdampak pada situasi striker veteran Prancis, Olivier Giroud di Emirates Stadium, mengingat dia selama ini memang merupakan striker pelapis Alexandre Lacazette. Karenanya, tak heran jika mantan pemain Toulouse itu kemudian dipercaya akan hengkang sebelum bursa transfer musim dingin tahun ini berakhir.

Kabar yang terdengar mengklaim Giroud akan merapat ke Chelsea, dan keputusan inilah yang disesali oleh Legenda Klub, Paul Merson. Menurutnya, Giroud lebih layak dipertahankan Arsenal, justru Lacazette yang seharusnya dilepas ke klub lain.

“Saya tentu akan coba menyingkirkan Lacazette dan mempertahankan Giroud, Mereka tidak memiliki rencana B sekarang, sepenuhnya musnah. Jika mereka dalam situasi tertinggal, Giroud bisa masuk dan mencetak gol. Menurut saya ini mengejutkan.” kata mantan penyerang Arsenal itu.

Lebih lanjut, Merson juga mengaku bingung kenapa Arsenal tidak memperkuat lini belakang saja, apalagi bek berpengalaman sekelas Jonny Evans tersedia pada bursa transfer musim dingin ini.

“Mengapa mereka tidak merekrut seorang bek, saya tidak tahu. Bagaimana bisa mereka tak menghadirkan Jonny Evans dari West Brom?” Tandasnya.

Thomas Vermaelen Alami Cedera Hamstring

Thomas Vermaelen Alami Cedera Hamstring

Cedera sepertinya sudah merupakan sesuatu yang sangat bersahabat bagi mantan bek Arsenal, Thomas Vermaelen. Pasalnya, bek asal Belgia tersebut kerap kali mendapati cedera, bahkan yang terbaru terjadi saat yang bersangkutan bermain dalam laga melawan Real Betis akhir pekan kemarin. Selepas Laga, Barcelona sendiri mengkonfirmasi cedera eks Arsenal tersebut.

Thomas Vermaelen Alami Cedera Hamstring

Sebagaimana diketahui, Barcelona memang bertandang ke markas Real Betis dalam lanjutan La Liga Spanyol akhir pekan kemarin, senin dinihari WIB (22/01) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, Tim besutan Ernesto Valverde berhasil meraih kemenangan tanpa perlawanan berarti dari tuan rumah, dengan menggelontorkan lima gol sepanjang 90 menit.

Tapi, kemenangan itu juga harus dibayar dengan cederanya salah seorang bek andalan Raksasa Catalan, Thomas Vermaelen. Ya, pemain yang sempat diisukan hengkang pada bursa transfer musim dingin tahun ini tersebut didiagnosa mengalami cedera hamstring pada bagian kaki kirinya, sehingga harus ditarik keluar pada menit ke-43, dan posisinya pun kemudian digantikan oleh Samuel Umtiti.

Lewat keterangannya di Twitter, Barcelona mengabarkan bahwa pihaknya akan segera mendalami cedera Vermaelen dengan “mengadakan serangkaian tes untuk mengetahui tingkat keparahannya.”

“Kabar Cedera, selama pertandingan antara Real Betis melawan Barcelona, Thomas Vermaelen mengalami cedera hamstring pada bagian kaki kirinya. Pada Senin (21/11) kami akan melakukan tes medis untuk mengetahui kondisi cedera tersebut” Demikian pernyataan resmi dari Raksasa Catalan.

Adapun di partai semalam, Barca yang mengalami kebuntuan di babak pertama mencatatkan lima golnya di paruh kedua lewat brace yang masing-masing dicetak Lionel Messi dan Luis Suarez, selagi satu sisanya dikemas oleh Ivan Rakitic.

Kemenangan tersebut mengokohkan posisi Barca di puncak klasemen La Liga, unggul 11 poin di depan pesaing terdekat seperti Atletico Madrid.